GET THE FULLY FUNCTIONING SELF

October 26, 2010

Wanita putus asa

Filed under: Kasus KDRT,Psikologi — by chandraniafastari @ 12:34 pm
Tags: , ,

Ini kisah seorang pasien yang aku tangani dalam rangka Praktek Kerja Klinis di sebuah rumah sakit, saya coba tuliskan dengan gaya saya sendiri:

Menjalani hari-hari dengan ketulusan adalah sebuah keputusan berkonsekwensi tinggi. Saya menikmatinya. Menghadapi dengan pertahanan terkuat setiap benturan-benturan di sekitar adalah suatu refleks paling prima untuk terus melangkah. Dug…!! Saya seakan berjalan dan berpijak pada lapisan tanah yang sama di bumi ini, tetapi lihatlah berapa dimensi yang melingkupi diri ini. Warning, warning, dan warning!! Kesekian kalinya menyala-nyala, terang, menusuk! Apa arti objektif?? Hati saya telah dicederai, telah cacat, kan terbawa sampai mati! Saya percaya Allah akan merangkul saya.

Allah, tentu Engkau tau

Cinta tak dapat ternilai dengan uang

Kebahagiaan berasal dari qalbun salim

Bukan sekedar harta yang cukup

Bagaimana mungkin sebuah tanggung jawab disuap dengan segepok uang?

Ribuan hari, tidak henti mencari jalan kembali

Maju, diam, maju, mundur, terdiam, menunduk, berlutut, berdiri, melangkah, dan beraaat sekali

Sempit, bau, pengap, panas; neraka dunia?

Kulihat di atas sana langit surga, puluhan hati berpadu kasih, bergandengan menuju keabadian

Dug! Masih ada jalan. Sendiri? Tak mengapa. Bukankah saya selalu sendiri?

—oOo—

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: