GET THE FULLY FUNCTIONING SELF

March 3, 2011

Memilih Cloth Diaper

Filed under: Cloth diaper — by chandraniafastari @ 10:22 am
Tags: ,

Makin ke sini, makin banyak merk popok kain yang bermunculan, dan cakep-cakep bangettt motifnya (ngaku aja deh, sering lapar mata kan Buu??) Belum lagi kalau ikut milis popok kain yang setiap hari kamis jadwalnya jualan, ada aja yang menggiurkan karena rata-rata pada banting harga! Oh NO! Oh YESS!! Silakan silakan…kunjungilah OS-OS itu tetapi untuk beli, kita lihat kebutuhan kita, jangan ciptakan kebutuhan, OK??

Pertama kita lihat dulu, anak kita perlu popok yang seperti apa? Untuk memudahkan aku ceritakan anakku sebagai contoh, ya.. Nada itu kulitnya sensitif. Aku menyadari kesensitifan kulitnya saat aku pakaikan popok berbahan microfleece dan suede, baru 2 jam, sudah merah-merah kulitnya. Akhirnya aku pakaikan popok dengan inner bamboo; QQ Baby Minky Bamboo, Yoyoo Bamboo, Shinies.  Alhamdulillah, dia terlihat nyaman dan tidak lagi ada ruam. Jadi, sebelum ngeborong, trial aja dulu popok-popok yang innernya berbeda, beli masing-masing 1. Bukan merk ya patokannya, tetapi bahannya, innernya. Kenapa inner? Iyak, karena inner ini yang langsung bersentuhan dengan kulit anak kita.

Kedua, lihat budget. Sekarang harga popok kain modern sangat beragam. Berpatokan dengan jenis bahan yg cocok dengan bayi, langkah kedua yang harus dilakukan adalah melihat budget kita.

Ketiga, desain. Ini benar-benar tergantung selera kita. Potongannya rapi/tidak, closure snap/velcro, motif/tidak. Tetapi yang signifikan terhadap harga adalah motif ya, harga sebuah cloth diaper, merknya sama tetapi harganya berbeda antara polos dan motif. Motif-motif juga tidak terlalu penting karena hanya membahagiakan pandangan yang melihat hihiii… ya kebetulan aja aku cocok dengan QQ Baby Minky bamboo dan memang motifnya banyak, jadi multibenefit lah hahahaa… Untuk closure, ketika Nada belum terlalu aktif, suka banget dengan closure snap, tetapi sekarang lebih suka velcro, lebih memudahkan.

Keempat, hitung jumlah cloth diaper yang dibutuhkan setiap harinya. Hal ini tergantung berapa kali ganti, dan frekuensi pencucian sampai clothdiaper ini kering. Menurutku perlu stok sejumlah minimal pemakaian 2 hari dengan asumsi pencucian setiap hari. Kalau sehari anak kita memakai 6 clothdiaper, so kita kudu punya clothdiaper minimal selusin. Lihat cuaca juga, Bu-Ibu, kalau musim hujan akan beda ceritanya.

Judulnya kan pakai clothdiaper supaya hemat, cinta alam, dan aman buat bayi, so kita perlu bijak juga dalam membelanjakan uang untuk barang ajaib yang satu ini. Kalau ga, malah jadi boros… Ketika stok sudah terpenuhi, tidak perlu belanja cloth diaper lagi, ingat, anak kita butuh kenyamanan, bukan stok popok yang banyak atau motif-motif yang menggiurkan loh, Bu-Ibu,… Gitu aja ya Mommies yang baik, semoga berguna.. happy clothdiapering…

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: