GET THE FULLY FUNCTIONING SELF

March 3, 2011

Selingkuh

Filed under: Kasus Pernikahan,Psikologi — by chandraniafastari @ 2:36 pm
Tags: ,

Kisah seorang kawan:
Ini sudah yang kesekian kalinya aku temukan beberapa SMS mencurigakan di hp suamiku. Sms-sms yang tampaknya lupa dihapus suamiku sehingga aku bisa membacanya. Aku sudah bertanya langsung pada suamiku tetapi suamiku selalu berdalih bahwa pengirim sms tersebut adalah temannya. Aku berusaha berbaik sangka dan tetap membela suamiku agar tetap terlihat baik di hadapan keluarga besarku. Sebetulnya naluriku bertentangan dengan keputusanku itu, aku tidak yakin suamiku tidak selingkuh. Bayangkan saja, sudah berkali-kali aku temukan sms dari perempuan, ya walaupun isinya tidak mesra, tetapi sms tersebut sering datang tengah malam, seakan-akan si pengirim tahu bahwa waktu yang aman untuk smsan dengan suamiku adalah saat aku sedang tidur. Sayang sekali, perempuan tersebut tidak mengetahui aku sering terjaga malam hari, maklum, anakku masih menyusu, ia masih bayi. Suamiku masih saja membela diri, ia mengatakan bahwa perempuan itu temannya yang sedang punya masalah. Di lain hari saat menemui sms dari perempuan itu, suamiku mengajukan alasan yang tetap saja tidak dapat aku terima, katanya teman perempuan itu menitip lamaran untuk dimasukkan di tempat kerja suamiku. Aku baca sms balasan dari suamiku, ada kata-kata “Nanti sore aja biar kita bisa lama ketemuannya.” Bagaimana mungkin aku bisa begitu saja percaya? Menitip lamaran memerlukan pertemuan yang lamakah? Suamiku hanya diam. Aku kesal setengah mati. Demi menjaga citra suamiku dan keutuhan pernikahan, aku memilih menutupi hal ini, padahal aku sangat meyakini intuisiku bahwa suamiku selingkuh! Aku hanya bisa marah padanya tanpa solusi. Suamiku hanya diam saja. Entah apa yang dia rasakan. Aku hanya mempertimbangkan anak semata wayang kami, kasihan jika ia melihat kami bermasalah. Aku juga tidak mungkin berpisah, uang hasil kerjaku selama ini seluruhnya disimpan oleh suamiku. Aku tidak punya apa-apa. Saat ini aku hanya bertahan, walaupun aku merasa begitu tertekan. Aku benar-benar benci pada suamiku, tetapi saat ini posisiku serba sulit …
—oOo—

Leave a Comment »

No comments yet.

RSS feed for comments on this post. TrackBack URI

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: